Laman

Kritik & saran positif silakan di email abd.kholik99@gmail.com / abdul@akplawyer.com / info@akplawyer.com

Sabtu, 16 November 2013

┈»̶·̵̭̌✽@>--O:)BENIH DALAM BENAK'O:)@>--✽·̵̭̌«̶┈


"Seorg penulis buku terkenal, John C. Maxwell, mengataкåπ bhw sesungguhήƴä medan peperangan terbesar αϑα ϑipikiran manusia.

Karena: Pikiran îτǖ sangat kuat ϑάπ ϑãpãt mempengaruhi kehidupan seseorang.

Αϑα pepatah mengataкåπ :
<3Menabur dαlαm pikiran aкåπ   menuai tindaкåπ;
<3Menabur tindaкåπ aкåπ menuai kebiasaan;
<3Menabur kebiasaan aкåπ menuai karakter"

Pikiran ƙίƗα seumpama  tanah; tanah tϑk pernah peduli jenis benih åρά ƴğ hdk ƙίƗα tanam.

Jikα ƙίƗα menabur benih jagung, misalnya, tanah aкåπ  meresponsήƴä, lalu menumbuhкåπήƴä.

Åράpun ƴğ ƙίƗα tanamкåπ dlm pikiran, entah îτǖ hal² ƴğ baik atau buruk, pikiran ƙίƗα aкåπ  segera menerima, merespons ϑάπ menumbuhкåπήƴä.

Sadar atau tiϑαk, sering kali ƙίƗα memperkataкåπ hal² buruk ttg diri ƙίƗα sendiri, misalήƴä : hidupku penuh masalah, άķΰ tiϑαk aкåπ  berhasil, sakitku tiϑαk aкåπ sembuh, keluargaku hancur berantakan, άķΰ  bodoh, άķΰ miskin, masa depanku suram, dsb.

Hal² negatif ƴğ ƙίƗα ucapкåπ îτǖ  aкåπ direspons oleh pikiran ƙίƗα dlm bentuk sikap ϑάπ tindaкåπ, ƴğ pd giliranήƴä aкåπ  menghasilкåπ sesuatu ƴğ sama spt ƴğ ƙίƗα tanamкåπ dlm pikiran ƙίƗα.                           
Oleh sebab îτǖ tanamкåπ hal ƴğ positif ϑibenak ƙίƗα, maka ƙίƗα aкåπ  menjadi luar biasa....

┈»̶·̵̭̌✽@>--O:)<3<3O:)@>--✽·̵̭̌«̶┈

RESIKO jadi ANAK PERTAMA :

ANAK PERTAMA  Seorang pemuda terpelajar sedang berpergian dengan pesawat menuju Jakarta. Di samping pemuda tersebut, duduk seorang ibu yang sudah berumur. Setelah berkenalan, mereka pun terlibat dalam obrolan ringan. Pemuda tersebut bertanya :"Ibu ada keperluan apa ke Jakarta?" "Saya ke Jakarta untuk transit ke Singapura, untuk mengunjungi anak kedua saya", jawab si Ibu."Wah.. hebat sekali putra Ibu". Pemuda itu kemudian berpikir. Karena penasaran, pemuda tadi melanjutkan pertanyaannya: "Tadi ibu bilang, anak yang di Singapura itu anak kedua ya? Bagaimanan dengan kakak dan adik- adiknya?" Ibu tersebut mulai bercerita: "Anak ketiga saya seorang dokter, yang keempat seorang Insinyur, anak kelima seorang arsitek, anak keenam seorang manager di sebuah bank dan anak ketujuh seorang pengusaha di Surabaya". Pemuda tadi terdiam, hebat sekali ibu ini, bisa mendidik anaknya dengan sangat baik. Dari anak kedua sampai ketujuh telah menjadi orang sukses. Si pemuda melanjutkan pertanyaan : "Lalu bagaimana dengan anak ibu yang pertama?" Sambil menghela nafas panjang, ibu itu menjawab "Anak saya yang pertama seorang petani di Jogja". Pemuda tadi langsung menyahut : "Maaf ya ibu jika ibu kecewa dengan anak pertama ibu. Adik-adiknya berpendidikan tinggi dan telah menjadi orang sukses. Sedangkan dia hanya seorang petani. " Sambil tersenyum, ibu itu menjawab : "Tidak begitu nak, saya justru sangat merasa bangga dengan anak pertama saya. Karena dialah yang membiayai sekolah semua adik-adiknya". HIKMAH : Hal yang paling penting adalah bukan siapakah kamu, tetapi apa yang sudah kamu lakukan.

~o) Indahnya hidup bukan krn seberapa banyak orang mengenal kita, namun hakekat keindahan hidup adalah seberapa banyak orang menjadi bahagia krn mengenal kita.

Indikator "On the Track" Jika Anda mengikuti suatu ajaran, aliran atau mazhab keagamaan, yang dengannya Anda semakin mencintai ukhuwah, semakin bergairah merajut persatuan, semakin sayang kepada sesama, semakin berempati kepada nestapa manusia, semakin aktif mendukung tegaknya keadilan, dan tidak bersedih dengan cemoohan para pencemooh, maka janganlah khawatir, karena Anda sudah berada di jalur yang tepat. Anda tidak sedang mengikuti sesuatu yang sesat dan menyesatkan. Alhamdulillah. Salam persaudaraan,

"Seorang guru bertanya pada muridnya....ini CD kosong dan CD yg berisi software(=informasi). Apakah ada perbedaan berat,ukuran,diatara dua CD tsb akibat perbedaan isi informasi yg mereka punyai? Jawabnya nol,tidak ada perbedaan. Informasi adalah kuantitas yg tidak memiliki berat.informasi bukanlah suatu keberadaan materi. Informasi tidak dapat menjadi materi ataupun energi. Informasi berasal dari suatu tempat lain,dari suatu kecerdasan..."

Allah memberi wahyu kepada nabi Daud as,:"wahai Daud, berhati-hatilah dan peringatkan kaummu agar tidak dengan menuruti kesenangan nafsu. Sebab hati orang-orang yg mengikuti kesenangan nafsu akan terhalang dari-KU."

Sayyidina Ali bin Abi Thalib ra , berkata : Barangsiapa yg bersandar pd harta ketahuilah bahwa suatu waktu ia akan miskin. Barangsiapa yg bersandar pd harga diri, ketahuilah suatu waktu ia akan hina. Barangsiapa yg bersandar pada akalnya, maka ia aka tersesat . Barangsiapa yg bersandar kpd اَللّهُ SWT, sesungguhnya Dia tak akan pernah miskin, hina dan tersesat.