Laman

Kritik & saran positif silakan di email abd.kholik99@gmail.com / abdul@akplawyer.com / info@akplawyer.com

Kamis, 15 Januari 2015

Amanat Dalam Pembicaraan

Seseorang dilarang menyebarkan rahasia orang lain, apalagi jika orang itu adalah kawan dekatnya sendiri.

Dalam hal ini, Baginda Nabi Muhammad صلى الله عليه وآله وسلم bersabda,

Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم juga bersabda, "Pembicaraan seseorang kepada yg lain merupakan suatu amanat yg tidak boleh dikatakan kepada orang lain" (HR. Ibnu Abiddunya)

Cucu Rasulullah yg bernama, Sayyidina Al-Hasan رضي الله عنـه berkata,

"Termasuk suatu perbuatan khianat jika seseorang menyampaikan pembicaraan seseorang kepada orang lain. Hal itu hukumnya haram, karena dapat membahayakan bagi seseorang yg berbicara. Jika tidak membahayakan orang lain, maka pembicaraan itu merupakan penghinaan baginya"

أسْتَغْفِرُ اللّهَ الْعَظيْم وأتوبُ إليہ

("Al-Qabas An-Nuur Al-Mubiin min Ihya' 'Ulumuddiin", Sayyidinal Imam Al-Mufassir wal Muhaddist Al-Musnid Al-'Allamah Sayyid Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz BSA)

~~  Yaa اَللّهُ... Jauhkanlah Kami Dari Jahatnya Lisan Kami ~~ »

Bertutur Kata yg Manis

Kemuliaan demi kemulian dan musibah demi musibah menimpa seseorang yg tidak mampu menjaga lisannya.

Bertutur kata yg manis dan bijak menjadikan seseorang akan banyak dikaruniai dengan kebaikan dan kemuliaan dunia dan akhirat.

Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم bersabda, "Akan dimasukkan ke dalam surga seorang yg selalu memberi makan kepada orang lain dan ia selalu bertutur kata yg baik kepada orang lain" (HR. Al-Haitami dalam musnadnya)

Dalam hal ini, اَللّهُ سبحانه وتعالى berfirman, "Ucapkanlah kata² yg baik kepada manusia" (QS. Al-Baqarah, 83)

Rasulullah juga bersabda, "Di dalam Surga ada salah satu kamar yg bagian luarnya dapat dilihat dari bagian dalamnya dan bagian dalamnya. Kamar itu disediakan اَللّهُ bagi seorang yg suka memberi makan dan suka bertutur kata yg manis" (HR. At-Tirmidzi dan Ahmad)

مـاشــاءاللـــــه لاقـــــوةالابااللــــــــه

("Al-Qabas An-Nuur Al-Mubiin min Ihya' 'Ulumuddiin", Sayyidinal Imam Al-Mufassir wal Muhaddist Al-Musnid Al-'Allamah Sayyid Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz BSA)

-- Ja'alna wa iyyakum min Ahlil Jannah ~»

آمِيـنَ يَا رَ بَّ العَـــالَمِيْن

Rabu, 14 Januari 2015

Menjaga Tiangnya Agama

Ketahuilah, bahwa meninggalkan Shalat Fardhu merupakan dosa yg paling besar, kemungkaran yg paling buruk dan sangat diharamkan.

Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم bersabda, "Janji setia antara kita dengan mereka ialah shalat, barangsiapa meninggalkannya maka kafirlah ia" (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Sabda beliau صلى الله عليه وآله وسلم lagi, "Barangsiapa meninggalkan shalat dengan sengaja, maka dia telah kafir terang²an"

Kenyataan tentang hukum kafirnya orang yg meninggalkan shalat telah diutarakan sendiri oleh Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم. Begitu pula telah disampaikan kepada qta oleh para sahabat dan ulama shalihin, sehingga sbagian mereka berkata,

"Kami tidak pernah mendengar para sahabat Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم mengatakan tentang sesuatu amal, bahwa meninggalkannya menjadi kafir, kecuali shalat saja"

Lantaran itu, waspadalah anda untuk tidak meninggalkan shalat ato sbagian daripadanya. Jika anda meninggalkannya pula, maka anda akan binasa bersama² orang yg binasa. Kelak anda akan merugi serugi²nya di dunia dan akherat, dan itulah kerugian yg nyata.

أسْتَغْفِرُ اللّهَ الْعَظيْم وأتوبُ إليہ
لاَاِلَهَ اِلاَّاللَه مُحَمَّدَ رَّسُوْلُ اللَه

("An-Nashaaih Ad-Diniyah Wal-Washaaya Al-Imaaniyah", Sayyidinal Imam Al-'Allamah Al-Quthb, Sayyid Abdullah bin Alwy Al-Haddad رضي الله عنـه)

Bersilaturahmi, Bertambah Kemuliaan

Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم bersabda, "Berkunjunglah engkau di jalan اَللّهُ. Sebab, sesungguhnya orang yg berkunjung di jalan اَللّهُ, ia akan disertai oleh 70.000 Malaikat" (HR. Abu Nu'aim)

Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم bersabda, "Sering berkunjunglah secara berselang, niscaya engkau akan bertambah sayang" (HR. Al-Bazzar)

Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم bersabda, "Bepergianlah, niscaya kalian akan memperoleh kesehatan dan rezeqi" (HR. Abdurraziq)

Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم bersabda, "Seorang tamu itu datang beserta rezeqinya, pergi membawa dosa² tuan rumah, dan membersihkan dosa² mereka"

Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم bersabda, "Kewajiban menjamu tamu adalah 3 hari, selebihnya adalah sedekah" (HR. Bukhari)

مـاشــاءاللـــــه لاقـــــوةالابااللــــــــه
صَدَقَ اللَّهُ الْعَظِيْمُ وَصَدَقَ رَسُوْلُهُ النَّبِيُّ الكَرِيْمُ وَنَحْنُ عَلىَ ذَالكَ مِنَ الشّاهِدِيْنَ وَالشَّاكِرِيْنَ 

("Syifa As-Saqim fii Ahadits Al-Munqidz Al-'Azhim", Sayyidinal Imam Al-'Allamah Sayyid Muhammad Al-Haddar رضي الله عنـه)

Minggu, 11 Januari 2015

رسولُ اللهِ (صَلَّي اللهُ عَلَيهِ وَ آلِهِ): العِلمُ رَأسُ الخَيرِ كُلِّهِ ، والجَهلُ رَأسُ الشَّرِّ كُلِّهِ. Nabi (saww) bersabda, "Ilmu adalah akar semua kebaikan, sedangkan kejahilan adalah akar semua kejahatan." [Bihar al- Anwar, v. 77, hal. 175, no. 9]

الإمامُ عليٌّ (عَلَيهِ الّسَلامُ): إنَّ عُمرَكَ مَهرُ سَعادَتِكَ إن أنفَدتَهُ في طاعَةِ رَبِّكَ . Imam Ali (as) mengatakan, "Sesungguhnya umur Anda adalah mahar kebahagiaan kekal Anda jika Anda menghabiskannya dalam ketaatan pada Tuhanmu." [Ghurar al-Hikam, no. 3429]

الإمامُ عليٌّ (عَلَيهِ الّسَلامُ): رَحِمَ اللّه‏ُ امرَأً عَلِمَ أنَّ نَفَسَهُ خُطاهُ إلى أجَلِهِ ، فبادَرَ عَمَلَهُ وقَصَّرَ أمَلَهُ. Imam Ali (as) bersabda, "Allah mengasihi orang yang mengetahui bahwa napas-napasnya hanyalah langkah menuju ajalnya, sehingga ia bergegas melakukan perbuatan baik dan meringkaskan harapannya." [Ghurar al-Hikam, no. 5214]