Laman

Kritik & saran positif silakan di email abd.kholik99@gmail.com / abdul@akplawyer.com / info@akplawyer.com

Sabtu, 16 November 2013

"Seorang guru bertanya pada muridnya....ini CD kosong dan CD yg berisi software(=informasi). Apakah ada perbedaan berat,ukuran,diatara dua CD tsb akibat perbedaan isi informasi yg mereka punyai? Jawabnya nol,tidak ada perbedaan. Informasi adalah kuantitas yg tidak memiliki berat.informasi bukanlah suatu keberadaan materi. Informasi tidak dapat menjadi materi ataupun energi. Informasi berasal dari suatu tempat lain,dari suatu kecerdasan..."

Allah memberi wahyu kepada nabi Daud as,:"wahai Daud, berhati-hatilah dan peringatkan kaummu agar tidak dengan menuruti kesenangan nafsu. Sebab hati orang-orang yg mengikuti kesenangan nafsu akan terhalang dari-KU."

Sayyidina Ali bin Abi Thalib ra , berkata : Barangsiapa yg bersandar pd harta ketahuilah bahwa suatu waktu ia akan miskin. Barangsiapa yg bersandar pd harga diri, ketahuilah suatu waktu ia akan hina. Barangsiapa yg bersandar pada akalnya, maka ia aka tersesat . Barangsiapa yg bersandar kpd اَللّهُ SWT, sesungguhnya Dia tak akan pernah miskin, hina dan tersesat.

Allah lebih Dekat dari Urat Nadi

Pada saat bersamaan, ketika Allah itu imanen, Allah juga mutlak transenden. Pada saat bersamaan,ketika Allah lebih dekat dari urat nadi(QS 50:16).Allah juga berada diatas setiap bentuk-pemikiran-ciptaan (QS 2 :256). Disini hanya dipahami melalui intelektual tuh yg menampakkan diri-Nya kepada sang sufi(mistikus) melalui intuisi spiritual. Kaum sufi mengakui naik imanen(kedekatan kedisinian) maupun transenden (kejauhan-kedisanaan). Tak ada bentuk mental yg dapat mewadahi dan melingkupi yg tak Terhingga. Bentuk mental itu sendiri adalah bagian dari yg tak terhingga. Ia adalah hati spiritual,intrument intuisi, yg berada diatas bentuk dan kemampuan memikul kursi Allah. Mengetahui melalui allah,menempuh perjalanan ke Allah, dan didalam allah. Baik olah pikir(meditasi) dan zikir (invokasi).  nabi..."Aku adalah Ahmad tanpa m (maksudnya Ahad), aku adalah Arab tanpa a (maksudnya rabb), melihatku berarti melihat al Haq. Nabi adalah prototipe Universal(insan kamil). Prototipe menjadi sarana sang seniman arsitek memperlihatkan kemegahan penciptaan.

Asy-Sya'roni....Kami tidak pernah melihat seorang murid(fakir sufi) pun yg bergaul dengan pemburu dunia,kesenangan nafsu,lupa Allah,kecuali hatinya akan mati dan tidak ada kecenderungan untuk mengikuti majelis dzikir. Al Kahfi 28,"dan janganlah kamu mengikuti orang yg hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya, sementara masalahnya sangat melewati batas."

Orang yang menerbangkan Kebaikkan

Salam Bahagia
Kita berada di jaman, di mana teknologi informasi berkembang begitu pesat, yang memungkinkan orang-orang di berbagai belahan dunia bisa saling bertemu dan bersilaturahmi.
Di mana orang yang tidak saling mengenal sebelumnya, bisa saling bertemu di Internet, membincangkan ide bersama, saling mendukung untuk suatu tema dan menggerakkan aksi dan perubahan bersama.
Hal-hal yang kecil, bisa bergerak menjadi besar dan menggerus kekuasaan dan kekuatan para diktator yang telah lama berkuasa.
Kekuatan opini dan kekuatan ide mudah tersebar dengan luas dan menjadi kekuatan baru yang hampir tak tertandingi.
Mengagumkan, sekaligus mengerikan.
Karena dengan opini juga, fitnah bisa saja tersebar untuk menghancurkan nama baik dan reputasi seseorang dalam waktu singkat.
Seperti halnya seorang petani, ia akan menuai apa yg ia tebar atau apa yg ia tanam.
Demikian juga, kalau orang menebarkan kebaikan, maka ia akan beroleh kebaikan.
روي عن رسول الله ( صلى الله عليه و آله ) أنهُ قَالَ :" صَنَائِعُ الْمَعْرُوفِ تَقِي مَصَارِعَ السَّوْءِ ، وَ الصَّدَقَةُ الْخَفِيَّةُ تُطْفِئُ غَضَبَ اللَّهِ ، وَ صِلَةُ الرَّحِمِ زِيَادَةٌ فِي الْعُمُرِ ، وَ كُلُّ مَعْرُوفٍ صَدَقَةٌ ، وَ أَهْلُ الْمَعْرُوفِ فِي الدُّنْيَا هُمْ أَهْلُ الْمَعْرُوفِ فِي الْآخِرَةِ ، وَ أَهْلُ الْمُنْكَرِ فِي الدُّنْيَا هُمْ أَهْلُ الْمُنْكَرِ فِي الْآخِرَةِ ، وَ أَوَّلُ مَنْ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ أَهْلُ الْمَعْرُوفِ " .
المصدر : بحار الأنوار
Rasulullah saw : "Para pelaku kebaikan terhindar dari serangan keburukan, sedekah yg tersembunyi akan memadamkan murka Allah, silaturrahmi menambah usia, setiap kebaikan itu sedekah, pelaku kebaikan di dunia adalah pelaku kebaikan di akhirat, pelaku kemunkaran di dunia adalah pelaku kemunkaran di akhirat. Dan orang yg pertama kali masuk surga adalah pelaku kebaikkan
Selamat menebar kebaikan..! :)

"Seseorg yang hidupnya hanya BERFOKUS memikirkan kepentingan pribadinya saja (egoist), maka ia hanya akan menemukan berbagai kesulitan, masalah tak kelar, dn penyakit, SEBALIKNYA seseorg yang BERFOKUS memikirkan nasib ORANG LAIN dalam KEPEDULIAN, dan berbuat IHLAS utk mereka, segala PERSOALAN dan MASALAH selalu ada SOLUSI, dari KECERDASAN tak terbatas, dan tidak di sangka-sangka!" ┃qjji┃Imam Masgartha KUARTANEGARA